Prabowo Tiba Di Aceh Tamiang Jelang Pelaksanaan Salat Id

Sinyal Populer – Kabupaten Aceh Tamiang menjadi saksi momen bersejarah pada Sabtu pagi, 21 Maret 2026. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memilih untuk merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah bersama masyarakat di ujung barat Indonesia tersebut. Kehadiran orang nomor satu di Indonesia ini bukan sekadar kunjungan kenegaraan biasa, melainkan simbol kepedulian mendalam terhadap warga yang sedang dalam masa pemulihan pascabencana.

Prabowo Tiba Di Aceh Tamiang Jelang Pelaksanaan Salat Id

Suasana khidmat menyelimuti kawasan Batalyon Infanteri (Yonif) Raider Khusus 111/Karma Bhakti saat helikopter kepresidenan jenis Caracal mendarat tepat pukul 06.45 WIB. Presiden Prabowo yang baru saja menyelesaikan agenda malam takbiran di Medan, Sumatera Utara, langsung bertolak menuju Aceh Tamiang.

Turun dari helikopter, Presiden tampil bersahaja dengan mengenakan baju koko putih lengan panjang, celana panjang hitam, dan peci hitam. Beliau didampingi oleh sejumlah pejabat teras, termasuk Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Menteri Luar Negeri Sugiono. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dan jajaran Forkopimda setempat.

Shalat Id Di Masjid Darussalam Bersama Penyintas

Presiden Prabowo langsung menuju Masjid Darussalam yang berlokasi di Desa Simpang Empat, Kecamatan Karang Baru. Masjid ini terletak di area Hunian Sementara (Huntara), tempat tinggal bagi warga yang terdampak bencana banjir beberapa waktu lalu. Sekitar pukul 07.20 WIB, Presiden memasuki area masjid di tengah antusiasme jemaah yang sudah memadati lokasi sejak subuh.

Di dalam masjid, Presiden duduk di saf terdepan, diapit oleh Mendagri Tito Karnavian dan Seskab Teddy Indra Wijaya. Salat Id dimulai tepat pukul 07.30 WIB dengan Imam Tengku Junaidi dan Khotib Kapten Inf Zulkhaizir. Sebanyak 1.300 jemaah mengikuti ibadah dengan penuh kekhusyukan, menciptakan harmoni spiritual yang luar biasa antara pemimpin dan rakyatnya di hari kemenangan.

Meninjau Pemulihan Pascabencana

Kunjungan ini memiliki misi khusus di luar aspek ibadah. Menurut Seskab Teddy Indra Wijaya, Presiden ingin melihat langsung kemajuan pembangunan infrastruktur dan pemulihan sosial di Aceh Tamiang. Kehadiran Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dalam rombongan mempertegas komitmen pemerintah untuk mempercepat pemulihan daerah terdampak bencana.

Prabowo menyempatkan diri berbincang dengan warga di huntara untuk mendengarkan aspirasi mereka secara langsung. Bagi warga Aceh Tamiang, kehadiran Presiden di tengah kesulitan mereka menjadi suntikan semangat dan bukti nyata bahwa pemerintah pusat tidak pernah melupakan masyarakat di daerah pelosok.

Halalbihalal Dan Pembagian Paket Sembako

Usai melaksanakan salat, suasana masjid berubah menjadi penuh keakraban. Presiden Prabowo melakukan halalbihalal dengan para jemaah. Beliau tidak ragu untuk bersalaman dan melayani permintaan swafoto dari warga. Senyum lebar tampak di wajah para penyintas bencana saat bisa berinteraksi langsung dengan pemimpin mereka.

Selain bersilaturahmi, Presiden juga membagikan bingkisan Lebaran berupa paket sembako kepada masyarakat sekitar. Paket-paket tersebut diharapkan dapat menambah keceriaan keluarga di hari raya. Momentum ini mempertegas pesan persatuan dan kebersamaan yang ingin diusung Presiden pada Lebaran tahun 2026 ini.

Kembali Ke Ibu Kota Untuk Open House

Meski menghabiskan pagi di Aceh, agenda Presiden tetap padat. Setelah rangkaian kegiatan di Aceh Tamiang selesai, Prabowo dijadwalkan segera kembali ke Jakarta. Di Istana Negara, beliau akan menggelar acara open house yang terbuka bagi masyarakat umum mulai siang hari setelah salat Zuhur.

Langkah Prabowo yang merayakan Idulfitri di daerah terdampak bencana di Aceh menunjukkan gaya kepemimpinan yang turun ke lapangan (hands-on). Ini merupakan pesan kuat bahwa perayaan hari besar nasional adalah momen untuk memperkuat ikatan persaudaraan seluruh elemen bangsa, dari Sabang sampai Merauke.